Tuesday, November 24, 2015

Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Dan Bulan Sabit Merah Internasional

           Dalam  menjalankan misinya Gerakan tidak boleh terpengaruh oleh kepentingan  apapun.  Oleh  karena  itu sangat  diperlukan  adanya  prinsip dasar yang dapat dijadikan pedoman dan  landasan  moril  bagi  kehidupan organisasi yang diakui dan dihormati secara  internasional.  Pada  tahun 1921,  Komite  Internasional  Palang Merah atau ICRC  mencoba menyusun Prinsip  Dasar  yang  dirasa  perlu sebagai dasar dalam setiap tindakan gerakan. Teks  inilah  yang  menjelma menjadi  prinsip-prinsip dasar Gerakan  Palang  Merah  dan  Bulan Sabit  Merah  Internasional  yang diproklamirkan  dalam  konferensi internasional  Palang  Merah  dan  Bulan Sabit  Merah  Internasional  di  Wina Austria  tahun  1965,  yaitu:
        1.     KEMANUSIAAN
        Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional berdasarkan kemanusiaan tanpa               membedakan korban yang terluka. Berupaya dalam kemampuan bangsa dan antar bangsa,                    mencegah dan mengatasi penderitaan sesama manusia.
        2.     KESAMAAN
          Tujuan semata-mata mengurangi penderitaan manusia tidak membuat perbedaan atas dasar                  kebangsaan, kesukuan, agama, kepercayaan, tingkatan, dan pandangan politik.
        3.     KENETRALAN
         Tidak memihak, melibatkan diri dalam pertentangan agam dan ideology.
4.     KEMANDIRIAN
Bersifat mandiri dan membantu pemerintah dalam bidang kemanusiaan, menaati peraturan dinegaranya, dan selalu menjaga otonominya.
5.     KESUKARELAAN
Memberikan bantuan dengan sukarela dan tidak didasari oleh keinginan untuk mencari keinginan apapun.
6.     KESATUAN
Dalam suatu Negara hanya ada satu himpunan palang merah atau bulan sabit merah yang terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan seluruh wilayah hidup.
7.     KESEMESTAAN
Perhimpunan ini mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama dalam menolong sesama.
Prinsip-prinsip  ini  dapat  dibagi  dalam  tiga kategori, yaitu:
1.       Prinsip Substantif / Utama, meliputi Kemanusiaan dan Kesamaan
Prinsip-prinsip  ini berlaku  sebagai  inspirasi organisasi, merupakan  tujuan dari Gerakan, menentukan  tindakan-tindakan di masa perang, pada saat bencana alam atau kegiatan lain yang dilakukan untuk melayani umat manusia.
2.       Prinsip Derivatif / Turunan, meliputi Kenetralan dan Kemandirian
Prinsip  yang memungkinkan  untuk mengaplikasikan  prinsip  substansi  /  utama, menjamin  kepercayaan  semua orang dan memungkinkan Gerakan untuk mencapai tujuannya tanpa masalah.
3.      Prinsip dan Organis, meliputi Kesukarelaan, Kesatuan dan Kesemestaan.
Prinsip-prinsip  ini  sebagai  standar  untuk  aplikasi,  berhubungan  dengan  struktur  dan  operasi  organisasi, merupakan „batu fondasi‟ dari Gerakan. Tanpanya Gerakan tidak dapat bertindak atau akan menghilang secara perlahan.

No comments:

Post a Comment