Dalam menjalankan
misinya Gerakan tidak boleh terpengaruh oleh kepentingan apapun.
Oleh karena itu sangat
diperlukan adanya prinsip dasar yang dapat dijadikan pedoman
dan landasan moril
bagi kehidupan organisasi yang
diakui dan dihormati secara
internasional. Pada tahun 1921,
Komite Internasional Palang Merah atau ICRC mencoba menyusun Prinsip Dasar
yang dirasa perlu sebagai dasar dalam setiap tindakan
gerakan. Teks inilah yang
menjelma menjadi prinsip-prinsip
dasar Gerakan Palang Merah
dan Bulan Sabit Merah
Internasional yang
diproklamirkan dalam konferensi internasional Palang
Merah dan Bulan Sabit
Merah Internasional di
Wina Austria tahun 1965,
yaitu:
1. KEMANUSIAAN
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional
berdasarkan kemanusiaan tanpa membedakan korban yang terluka. Berupaya dalam
kemampuan bangsa dan antar bangsa, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama
manusia.
2. KESAMAAN
Tujuan semata-mata mengurangi penderitaan manusia tidak
membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, kesukuan, agama, kepercayaan,
tingkatan, dan pandangan politik.
3. KENETRALAN
Tidak memihak, melibatkan diri dalam pertentangan agam
dan ideology.
4. KEMANDIRIAN
Bersifat
mandiri dan membantu pemerintah dalam bidang kemanusiaan, menaati peraturan
dinegaranya, dan selalu menjaga otonominya.
5. KESUKARELAAN
Memberikan
bantuan dengan sukarela dan tidak didasari oleh keinginan untuk mencari
keinginan apapun.
6. KESATUAN
Dalam
suatu Negara hanya ada satu himpunan palang merah atau bulan sabit merah yang
terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan seluruh wilayah
hidup.
7. KESEMESTAAN
Perhimpunan
ini mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama dalam menolong sesama.
Prinsip-prinsip ini dapat
dibagi dalam tiga kategori, yaitu:
1. Prinsip Substantif / Utama, meliputi Kemanusiaan dan Kesamaan
Prinsip-prinsip ini berlaku
sebagai inspirasi organisasi,
merupakan tujuan dari Gerakan, menentukan tindakan-tindakan di masa perang, pada saat
bencana alam atau kegiatan lain yang dilakukan untuk melayani umat manusia.
2. Prinsip Derivatif / Turunan, meliputi Kenetralan dan Kemandirian
Prinsip yang memungkinkan untuk mengaplikasikan prinsip
substansi / utama, menjamin kepercayaan
semua orang dan memungkinkan Gerakan untuk mencapai tujuannya tanpa
masalah.
3. Prinsip
dan Organis, meliputi
Kesukarelaan, Kesatuan dan Kesemestaan.
Prinsip-prinsip ini
sebagai standar untuk
aplikasi, berhubungan dengan
struktur dan operasi
organisasi, merupakan „batu fondasi‟ dari Gerakan. Tanpanya Gerakan
tidak dapat bertindak atau akan menghilang secara perlahan.
No comments:
Post a Comment